PKM : Bimbingan PTK Pada Guru-Guru SMP Se-Kelurahan Simalingkar B Medan

Bimbingan PTK Pada Guru-Guru SMP Se-Kelurahan Simalingkar B Medan

  • Hengki Tamando Sihotang Univsesitas Sumatera Utara
  • Agustina Simangunsong STMIK Pelita Nusantara, Medan
  • Jonson Manurung STMIK Pelita Nusantara, Medan
Keywords: Penelitian Tindakan Kelas, Guru, Kompetensi

Abstract

Kegiatan penelitian menjadi salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yang profesional, karena salah satu guru yang berhasil (efektif) adalah bersifat reflektif. Guru yang demikian selalu belajar dari pengalaman, sehingga dari hari ke hari kinerjanya menjadi semakin baik. Namun kenyataan yang ada di lapangan, guru jarang melakukan kegiatan yang satu ini. Bermacam alasan disampaikan seperti: kurang memiliki kemamppuan meneliti/ kurang pengalaman, keterbatasan waktu karena penelitian sering kali harus meninggalkan jam mengajar, penelitian membutuhkan dana yang besar, dan sebagainya. Kenyataan di atas rupanya menjadi perhatian, sehingga akhirnya diciptakanlah formulasi penelitian yang sesuai untuk guru yakni Classroom Action Research atau yang lebih dikenal dengan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK akhir-akhir ini telah menjadi trend untuk dilakukan oleh guru sebagai upaya pemecahan masalah dan peningkatan kualitas pembelajaran. PTK merupakan suatu jenis penelitian yang dilakukan oleh guru untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelasnya. Berdasarkan pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa PTK merupakan penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri dengan tujuan untuk memperbaiki kualitas proses   pembelajaran   di   kelas,   sehingga   hasil   belajar   siswa   dapatditingkatkan. Dengan demikian, PTK berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjadi di kelas, bukan pada input kelas (silabus, materi, dan lain-lain) ataupun output (hasil belajar). PTK harus tertuju atau mengkaji mengenai hal-hal yang terjadi di dalam kelas. Agar dapat lebih memahami makna PTK secara utuh dan benar, sebaiknya dikaji juga makna kelas dalam PTK. Dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan, khususnya tingkat SMP di Kelurahan Simalingkar B berbagai program peningkatan kualitas guru telah dilaksanakan melalui pelatihan berkaitan dengan PBM, Uji Kompetensi Guru, MGMP, pelatihan di bidang evaluasi pembelajaran dan Penelitian Tindak lanjut dari pelatihan penelitian yang telah dilaksanakan. Penelitian Tindakan Kelas dipandang sebagai bentuk penelitian peningkatan kualitas pembelajaran yang paling tepat karena selain sebagai peneliti guru juga bertindak sebagai pelaksana PBM sehingga tahu betul permasalahan yang dihadapi, dan kondisi yang ingin dicapai. Namun antusiasme gurumasih kurang karena keterbatasan kemampuan dan pengalaman penelitian, sehingga serapan dana kurang optimal (sumber : Tim penyeleksi proposal PTK SG-SMP di PPM). Disamping itu karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman penelitian, hasil-hasil pelaksanaan PTK yang terlaksana masih kurang mencerminkan PTK, kebanyakan hasil penelitian tindakannya masih rancu dengan penelitian dengan analisis statistik. Oleh karena itu dipandang perlu untuk meningkatkan pemahaman, kemampuan guru SMP dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas agar upaya yang telah dirintis Dinas Pendidikan Kota Medan dapat budayakan di sekolah

References

Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, 2009. Buku Panduan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Negeri Yogyakarta.

Fakultas Teknik Universitas Negri Yogyakarta. Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta, 2009. Tema Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Fx. Soedarsono. 2001. Aplikasi Penelitian Tindakan Kelas. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Sukardi.2004. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : PT. Bumi Aksara. T.Raka Joni.1998. Penelitian Tindakan Kelas : Beberapa Permasalahannya. Jakarta : PCPPGSM Dirjen Dikti.

Endang R Winarti. 2005. Usulan Penelitian Tindakan Kelas: Penerapan Pembelajaran Kooperatif dengan Memanfaatkan Media Kartu dan Poster dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita Matematika di SD Sekaran 01 Semarang. Semarang: Unnes.

Suyono. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Lampung: FKIP Universitas Lampung.Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Setjen Depdiknas.

Ani Widayati (2008) Penelitian Tindakan Kelas. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia. VI(1), 87-93,

Creswell, John W(2015). Penelitian kualitatif & Desain Riset Memimilih diantara lima Pendekatan. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Depdiknas (2003) Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta: Sinar Grafika.

Jalal, Fasli & Dedi Supriadi (2001) Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah, Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Mediatati, Nani (2015, November) Peningkatan Kompetensi Menyusun Proposal Penelitian Tindakan Kelas Melalui Model Pelatihan Partisipatif Dengan Pendampingan Intensif Bagi Guru Guru Di SMP Negeri 2 Ampel Kabupaten Boyolali. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi & Bisnis Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Slameto (2016) Penyusunan Proposal Penelitian Tindakan Kelas. Artikel tidak diterbitkan

Sukanti (2008) Meningkatkan Kompetensi Guru Melalui Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas.Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia. VI(1), 1-11

Hasugian, P., Manurung, J., Marpaung, J. and Tarigan, R. (2019) “PKM : Pelatihan Pemrograman Dasar Bagi Siswa/i RPL di SMK Methodist 8 Medan”, TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), 2(2, Nopembe), pp. 65-70. Available at: https://iocscience.org/ejournal/index.php/abdimas/article/view/543

Published
2020-05-01
How to Cite
Sihotang, H., Simangunsong, A., & Manurung, J. (2020). PKM : Bimbingan PTK Pada Guru-Guru SMP Se-Kelurahan Simalingkar B Medan. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), 3(1, Mei), 26-30. Retrieved from https://iocscience.org/ejournal/index.php/abdimas/article/view/532