Main Article Content

Melinda Winarti Kabnani
Amin Susanto
Arlyana Hikmanti

Abstract

The purpose of this study was to evaluate the hemodynamic picture of patients receiving spinal anesthesia at RSUD Dr. Soedirman Kebumen, focusing on changes in blood pressure, pulse, and oxygen saturation before and after anesthetic injection. This study used quantitative method with descriptive design and cross-sectional approach. The results showed that before injection, 81.0% of patients had normal blood pressure, but after injection, there was an increase in hypotension cases to 17.0% at the 5th minute. By the 20th minute, 93.2% of patients had normal blood pressure again. For pulse, 10.9% of patients had tachycardia before injection, which increased to 6.8% at the 20th minute after injection. Oxygen saturation remained stable, with 100% of patients achieving normal saturation at the 5th and 20th minutes. The conclusion of this study shows that spinal anesthesia can cause significant hemodynamic changes, especially a decrease in blood pressure and an increase in tachycardia frequency, although oxygen saturation remained stable.

Article Details

How to Cite
Kabnani, M. W. ., Susanto, A. ., & Hikmanti, A. (2025). Overview of hemodynamic status in patients under spinal anesthesia. Journal of Midwifery and Nursing, 7(1), 169-175. https://doi.org/10.35335/jmn.v7i1.5713
References
Azizah, R. N., Sikumbang, K. M., & Asnawati, A. (2016). Efek Pemberian Cairan Koloid dan Kristaloid terhadap Tekanan Darah. Berkala Kedokteran, 12(1), 19–25.
Budiana, M. I. Z., & Burhan, A. (2024). Hubungan Status Fisik American Society Of Anestesiologist (ASA) Dengan Bromage Score Di Rumah Sakit Khusus Bedah Jatiwinangun Purwokerto. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(1), 377–384.
Eka Yuni Astuti, N. (2021). Pengaruh Preloading Cairan Terhadap Kejadian Hipotensi Pada Pasien Dengan Anestesi Spinal Di Ruang Ibs Rsud Wonosari. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.
Fauzia, W., Khumaeroh, A., & Picessa, A. (2023). Profil Hemodinamik Pada Soccer Pria Pra Lanjut Usia Selama Masa Latihan High Intensity Interval Training (Hiit). Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 2039–2049.
Hayati, M., Sikumbang, K. M., & Husairi, A. (2015). Gambaran angka kejadian komplikasi pasca anestesi spinal pada pasien seksio sesaria. Berkala Kedokteran, 11(2), 165–169.
Hofhuizen, C., Lansdorp, B., Pickkers, P., van der Hoeven, J. G., Scheffer, G.-J., & Lemson, J. (2019). non-invasive determination of fluid responsiveness with the passive leg-raising test using finger arterial pressure. HEMODYNAMIC MONITORING USING FINGER ARTERIAL PRESSURE, 87.
Liguori, G. A. (2004). Complications of regional anesthesia: nerve injury and peripheral neural blockade. Journal of Neurosurgical Anesthesiology, 16(1), 84–86.
Nuraeni, A., Mirwanti, R., Sugiharto, F., Istiazahra, D., Sonandar, E. E., Komala, K., Hidayat, M. N., Virgianty, N. N., Cahya, N. A. P., & Restuti, S. (2022). Efikasi Pemantauan Hemodinamik Non-Invasif Pada Pasien Gagal Jantung: Literature Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 7(3).
Nurjanah, D., Susanto, A., & Apriliyani, I. (2023). Gambaran Hemodinamik Pasien Sectio Caesarea Dengan Spinal Anestesi Di Rsi Banjarnegara. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(12), 3569–3577.
Nurlinawati, N., Rudini, D., & Yuliana, Y. (2019). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Hemodinamik Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 3(1), 28–40.
Pontoh, N. A., Setyawati, M. B., & Adriyani, F. H. N. (2024). Profil Hemodinamik Pasien Sectio Caesarea yang Mengalami Kejadian Hipotensi Intra Anestesi Spinal. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(2), 605–614.
Price, S. A., & Wilson, L. M. (2006). Patofisiologi konsep klinis proses-proses penyakit. Jakarta: Egc, 4(2), 1127–1128.
Rehatta, N. M., Hanindito, E., & Tantri, A. R. (2019). Anestesiologi dan Terapi Intensif: Buku Teks Kati-Perdatin. Gramedia pustaka utama.
Rustini, R., Fuadi, I., & Surahman, E. (2016). Insidensi dan Faktor Risiko Hipotensi pada Pasien yang Menjalani Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal di Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung. Jurnal Anestesi Perioperatif, 4(1), 42–49.
Saputra, A. R., & Tahir, Z. (2018). Pengaruh Anestesi Spinal Terhadap Hemodinamik Pada Pasien Yang Menjalani Seksio Sesarea Di Rsud Kota Makassar Tahun 2017. Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sirait, R. H. (2020). Buku ajar pemantauan hemodinamik pasien. Uki Press.
Sormin, T., Puri, A., & Yudandi, A. (2022). Pengaruh Mobilisasi Dini Dan Kompres Hangat Terhadap Pemulihan Peristaltik Usus Pada Pasien Post Operasi Dengan Anestesi Umum. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI), 3(1), 1–12.
Sukmaningtyas, W., Burhan, A., & Yantoro, A. T. (n.d.). The Overview Of Hypotension Occurence On Patients With Spinal Anaesthesia In Jatiwinangun Surgical Hospital.
Sumardi, F. S., Nawawi, A. M., & Maskoen, T. T. (2015). Perbandingan Efek Pemberian Norepinefrin Bolus Intravena dengan Norepinefrin Infus Kontinu dalam Tatalaksana Hipotensi, Laju Nadi, dan Nilai APGAR pada Seksio Sesarea dengan Anestesi Spinal. Jurnal Anestesi Perioperatif, 3(1), 14–23. https://doi.org/10.15851/jap.v3n1.375
Tanambel, P., Kumaat, L., & Lalenoh, D. (2017). Profil Penurunan Tekanan Darah (hipotensi) pada Pasien Sectio Caesarea yang Diberikan Anestesi Spinal dengan Menggunakan Bupivakain. E-CliniC, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.35790/ecl.5.1.2017.15813
Taufik, A. J., Susanto, A., & Cahyaningrum, E. D. (2022). Hubungan Status Paritas dengan Tingkat Kecemasan Pre Anestesi Spinal pada Pasien Sectio Caesarea di Rumah Sakit Larasati Pamekasan. Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 338–346.
Weiser, M. J., Butt, C. M., & Mohajeri, M. H. (2016). Docosahexaenoic acid and cognition throughout the lifespan. Nutrients, 8(2), 99.
Widiyono, W., Suryani, S., & Setiyajati, A. (2020). Hubungan antara Usia dan Lama Operasi dengan Hipotermi pada Pasien Paska Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 3(1), 55. https://doi.org/10.32584/jikmb.v3i1.338
Winarno, I., & Sutiyono, D. (2009). Jarum spinal dan pengaruh yang mungkin terjadi. JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia), 1(3).