PENERAPAN MITIGASI FOOD LOSS PADA PETANI KUBIS DI DESA BANDUNGREJO KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG

Authors

  • Eliza Gusta Febrianti Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Indonesia
  • Epsi Euriga Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Indonesia
  • Isna Tustiyani Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/fruitset.v13i2.6298

Keywords:

Kehilangan Pangan, Kubis, Penerapan Mitigasi

Abstract

Food loss merupakan penurunan kuantitas dan kualitas pangan disepanjang rantai pasok pangan. Kehilangan pangan didefinisikan sebagai kehilangan yang terjadi pada tahap produksi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Mengetahui penerapan mitigasi food loss pada kegiatan usaha tani petani kubis di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, (2) Mengetahui food loss pada kegiatan usaha tani petani kubis di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, (3) Untuk mengetahui pengaruh penerapan mitigasi food loss terhadap food loss pada kegiatan usaha tani petani kubis di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan jenis kajian statistik deskriptif dan inferensial dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian ditetapkan dengan teknik purposive sampling berdasarkan data bahwa produksi kubis tertinggi di Kabupaten Magelang berada di Kecamatan Ngablak tepatnya di Desa Bandungrejo. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 50 orang yang diambil dari kelompok tani yang ada di Desa Bandungrejo. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif menggunakan skala likert. Hasil penelitian yaitu: (1) Penerapan mitigasi food loss paling rendah terjadi pada tahap pemrosesan dan pengemasan yaitu hanya 30,8 %, (2) Food loss terbesar terjadi pada tahap panen yaitu mencapai 29 % atau 1013,6 kg, (3) Analisis regresi menunjukkan bahwa penerapan mitigasi food loss pada tahap produksi dan penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap tingkat food loss. Dari hasil penelitian ini diperlukan penyuluhan mitigasi food loss pada tahap produksi.

Author Biography

Eliza Gusta Febrianti, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang, Indonesia

Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Polbangtan Yoma

References

Anisa Atsilah Azhar, Suryo Sakti Hadiwijoyo, & Nau, N. U. W. (2023). Peran Multi-Aktor dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional Melalui Pengelolaan Food Loss and Waste di Indonesia. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(04), 56–74. https://doi.org/10.56127/jukim.v2i04.752

Ariani, M., Tarigan, H., & Suryana, A. (2022). Tinjauan Kritis terhadap Pemborosan Pangan: Besaran, Penyebab, Dampak, dan Strategi Kebijakan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 39(2), 135. https://doi.org/10.21082/fae.v39n2.2021.135-146

Bappenas. (2021). Kebijakan Food loss.

BPS. (2022). Kecamatan Ngablak dalam Rangka Ngablak Subdistrict in Figures 2022.

FAO. (2021). Food Loss dan Food Waste. FAO. https://www.fao.org/policy-support/policy-themes/food-loss-food-waste/en/

Handoyo, M. A. P., & Asri, N. P. (2023). Study on Food Loss and Food Waste: Conditions, Impact and Solutions. AGRITEPA: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 10(2), 247–258. https://doi.org/10.37676/agritepa.v10i2.4579

Impact, E. (2021). An Opportunity for G20 Countries to Lead the Way. Economics Impact. https://impact.economist.com/projects/foodsustainability/g20/fixing-food-2021-paper/food-loss-and-waste/

Irva Anis Sa’adah, Dayang Berliana, A. (2019). Penanganan Hasil Kembang Kol Fresh Cut di PT ASC Desa Sukamanah Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor. Karya Ilmiah Mahasiswa (Agribisnis), 1–9.

Jaya, P. T. M. T. (2007). Standar Operasional Prosedur Budidaya Kubis. 12, 1–3.

Paul, W. (2019). Effort Towars The Reduction In Post-Harvest Losses Of Cabbage. UNESWA Journal of Agriculture, 20, 8–12.

Putri Nur Fatimah, & Yayuk Farida Baliwati. (2022). The Estimated Amount, Nutrition, and Economies of Food loss and Food waste for Food Security in West Java. Media Gizi Indonesia, 17(3), 302–309. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i3.302-309

Rinaldi, M., & Nanang Prayudyanto, M. (2021). Persepsi Masyarakat terhadap Tingkat Kepuasan Pelayanan Bus Transjabodetabek dengan Metode Uji Asumsi Klasik Dan Uji Regresi Linear Berganda. Seminar Nasional Ketekniksipilan, 1(1), 2021.

Risma Yulianti, I. S. T. (2023). Training for Trimming and Frading of Cabbage Commodity of Vegetable Traders in Claket Village. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 227–231.

Saidi, I. A., Azara, R., & Yanti, E. (2021). Buku Ajar Pasca Panen dan Pengolahan Sayuran Daun.

Saliem, H. P., Mardianto, S., Sumedi, Suryani, E., & Widayanti, S. M. (2021). Policies and strategies for reducing food loss and waste in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 892(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/892/1/012091

Sofia Laeliyah, D., Noreen Noor, N., Sabillah, A., Kamal, U., & Adymas Hikal Fikri, M. (2024). Kebijakan Hukum Pengelolaan Food Loss And Waste Melalui USDA (United States Departement Of Agriculture And Public Domain Policy). 2(6), 25–41. http://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. 1–330.

Yanis, M., & Purnamayani, R. (2013). Kajian Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Kehilangan Hasil Kubis Selama Penyimpanan. Jurnal Pengkajian Teknologi Pertanian, 2009, 1402–1408.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Febrianti, E. G. ., Euriga, E. ., & Tustiyani, I. . (2025). PENERAPAN MITIGASI FOOD LOSS PADA PETANI KUBIS DI DESA BANDUNGREJO KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 13(2), 54-65. https://doi.org/10.35335/fruitset.v13i2.6298