EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PEPAYA (Carica pepaya L) DI KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA
Keywords:
Evaluasi Lahan, Overlay, Satuan Penggunaan LahanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan bagi pertumbuhan pepaya (Carica pepaya L.) di Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Evaluasi kesesuaian lahan dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah parameter krusial yang memengaruhi pertumbuhan dan produksi pepaya, seperti karakteristik tanah, iklim, topografi, dan hidrologi. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif spasial dengan menggunakan data sekunder yang terkait dengan sifat fisik tanah, data iklim, peta topografi, dan data hidrologi. ata-data ini dianalisis dan diinterpretasikan guna melakukan klasifikasi terhadap tingkat kesesuaian lahan, dengan mengadopsi sistem klasifikasi yang telah disesuaikan dari beberapa sumber literatur terkait. Hasil penelitian ini memberikan informasi tentang tingkat kesesuaian lahan untuk budidaya pepaya dalam kategori-kategori seperti sangat sesuai, sesuai dengan pembatasan, dan tidak sesuai. Penelitian ini menemukan bahwa sejumlah area di Kecamatan Batang Kuis memiliki tingkat kesesuaian yang baik. Secara spesifik, terdapat 6 satuan lahan (SL) dengan total luas 31,69 km2 yang masuk dalam kategori S1 (Sangat Sesuai), serta 2 satuan lahan dengan total luas 4,41 km2 yang masuk dalam kategori S2 (Cukup Sesuai) untuk budidaya pepaya. Perlu dicatat bahwa faktor pembatas utama adalah ketersediaan unsur hara (S2nar) sehingga manajemen hara tanah perlu diperhatikan secara lebih mendalam agar wilayah tersebut menjadi lebih sesuai bagi pertumbuhan pepaya.
References
Andrean, V. E., Monde, A., & Nurslam. (2017). Pemetaan Kesesuaian Lahan Untuk Tanaman Pangan Di Kecamatan Soyo Jaya Kabupaten Morowali Utara. E-J. Agrotekbis, 5(3), 344–350.
Febjislami, S., Suketi, K., & Yunianti, R. (2018). Karakterisasi Morfologi Bunga, Buah, dan Kualitas Buah Tiga Genotipe Pepaya Hibrida. Buletin Agrohorti, 6(1), 112–119. https://doi.org/10.29244/agrob.v6i1.17488
Febriawan, G., Hadi, S., & Wijayanti, N. F. (2018). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Risiko Produksi Usahatani Pepaya Di Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Agribest, 02(02).
Hartati, T. M., Sunarminto, B. H., & Nurudin, M. (2018). Evaluasi Kesesuaian Lahan untuk Tanaman Perkebunan di Wilayah Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Propinsi Maluku Utara. Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture, 33(1), 68. https://doi.org/10.20961/carakatani.v33i1.19298
Ismail, N., Nurdin, & Jamin, F. S. (2022). Pola Sebaran Retensi dan Ketersediaan Hara Pada Toposekuen Lahan Jagung Di Desa Pilolaheya, Kabupaten Bone Bolango. Ecosolum, 11(1), 1–13. https://doi.org/10.20956/ecosolum.v11i1.19556
Muslimin, & Naufal, M. F. (2022). Evaluasi Pertumbuhan, Produksi dan Kompatibilitas Pepaya Calina (Carica papaya L.) Hasil Grafting. http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/111890
Oktofani, L. A., & Suwandi, J. F. (2019). Potensi Tanaman Pepaya ( Carica papaya ) sebagai Antihelmintik Potency of Papaya Plants ( Carica papaya ) as Antihelmintic. Jurnal Majority, 8(1), 246–250.
Risma, S., Sitorus, P., Jalaluddin, M., & Retno, D. (2012). Analysis of Land Suitability and Availability and Referral Development Agricultural Commodities in Kepulauan Meranti Regency , Riau Province. Jurnal Tanah Lingkungan, 14(2), 45–55.
Rizki, D. P., Suketi, K., & Widodo, W. D. (2018). Peningkatan Produktivitas Lahan Pertanaman Pepaya Sukma dengan Tanaman Sela Beberapa Jenis Sayuran. Buletin Agrohorti, 6(1), 10–20. https://doi.org/10.29244/agrob.v6i1.16819
Rofita, Utami, S. N. H., Maas, A., & Nurudin, M. (2021). Spatial distribution of soil morphology and physicochemical properties to assess land degradation under different NDVI and TRI in North Halmahera, Indonesia. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 9(1), 3137–3154. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2021.091.3137
Sahfiitra, A. A. (2023). Variasi Kapasitas Tukar Kation (Ktk) Dan Kejenuhan Basa (Kb) Pada Tanah Hemic Haplosaprist Yang Dipengaruhi Oleh Pasang Surut Di Pelalawan Riau. Biofarm?: Jurnal Ilmiah Pertanian, 19(1), 103. https://doi.org/10.31941/biofarm.v19i1.3003
Sukarman, S., Mulyani, A., & Purwanto, S. (2020). Modifikasi Metode Evaluasi Kesesuaian Lahan Berorientasi Perubahan Iklim. Jurnal Sumberdaya Lahan, 12(1), 1. https://doi.org/10.21082/jsdl.v12n1.2018.1-11
Tahkiki, A. M., Setiawan, I., & Isyanto, A. Y. (2021). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Usahatani Pepaya (Carica papaya L) California Di Desa Cimaragas. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 8(1), 1. https://doi.org/10.25157/jimag.v8i1.4296
Wahyunto, Hikmatullah, Suryani, E., Tafakresnanto, C., Ritung, S., Mulyani, A., Sukarman, Nugroho, K., Sulaeman, Y., Apriyana, Y., Suciantini, S., Pramudia, A., Suparto, Subandiono, R. E., Sutriadi, T., & Nursyamsi, D. (2016). Petunjuk Teknis?: Pedoman Penilaian Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian Strategis. In Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. http://bbsdlp.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php?option=com_phocadownload&view=category&id=7&Itemid=451#
Wiraatmaja, I. W. (2017). Suhu, Energi Matahari, dan Air dalam Hubungan dengan Tanaman.


