PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE DI PENGOLAHAN SALE PISANG DI SKALA USAHA KECIL DAN MENENGAH

Authors

  • Lativa Lisya Maghfira Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Winda Lestari Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Anis Asmediana Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Keywords:

Evaluasi Mutu, GMP, Sale Pisang

Abstract

Sale pisang goreng merupakan produk pangan olahan dari pisang yang dipotong tipis lalu dikeringkan, dan dibaluri dengan adonan tepung terigu, tepung beras, air, garam, dan perisa vanili yang selanjutnya digoreng. Pengamatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan konsep GMP pada pembuatan sale pisang goreng yang meliputi evaluasi keadaan UKM, bahan baku, proses pengolahan, serta pengemasan yang mengacu pada BPOM RI Nomor HK 03.1.23.04.12.2206 tahun 2012 tentang Cara Produksi Pangan yang Baik (CPPB). Selain evaluasi, dilakukan rekomendasi konsep GMP yang mengacu pada BPOM RI Nomor HK 03.1.23.04.12.2207 tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Sarana Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dan observasi dilengkapi dengan pengujian produk akhir. Hasil evaluasi menunjukkan jumlah ketidaksesuaian sarana produksi pangan pada UKM yang mana termasuk dalam level IV. Hasil pengujian mutu yang dilakukan pada produk akhir sale pisang diketahui bahwa kandungan kadar air, abu, dan asam lemak bebas (FFA) berturut-turut sebesar 9,228%; 0,748%; 1,149%.

References

Anwar, M. A., Windrati, W. S., & Diniyah, N. (2016). Karakterisasi Tepung Bumbu Berbasis Mocaf (Modified Cassava Flour) dengan Penambahan Maizena dan Tepung Beras. 10(2).

BPOM. (2012). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Tentang Tata Cara pemeriksaan Saran Produksi Pangan Industri Rumah Tangga. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan.

BPOM. (2012). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Hapsoro, D., & Yusnita. (2018). Kultur Jaringan: Teori dan Praktik. Yogyakarta: ANDI.

Herlambang, A., Asmawati, E., & Haryono, Y. (2018). Implementasi Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga Kerupuk di Sidoarjo. 4(1).

Ismanto. (2015). Pengolahan Limbah Tanaman Pisang. Batangkaluku: Balai Besar Pertanian Indonesia.

Nihaya, Y., Awami, S. N., Wibowo, H., & Prabowo, R. (2020). Kelayakan Usaha dan Nilai Tambah Sale Pisang di Sentra Pengolahan Sale Kabupaten Grobogan. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem 8(3), 236-244.

Nurhasnawati, H., Supriningrum, R., & Caesariana, N. (2015). Penetapan Kadar Asam Lemak Bebas dan Bilangan pada Minyak Goreng yang Digunakan Pedagang Gorengan di Jl. A.W Sjahranie Samarinda. 1(1).

Prabawati, S., Suyanti, & Setyabudi, D. A. (2008). Teknologi Pascapanen dan Teknik Pengolahan Buah Pisang. Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Silalahi, R. L., Sari, D. P., & Dewi, I. A. (2017). Pengujian Free Fatty Acid (FFA) dan Colour untuk Mengendalikan Mutu Minyak Goreng Produksi PT. XYZ. 6(1).

Wulandari, R. T., Widyastuti, N., & Ardiaria, M. (2018). Perbedaan Pemberian Pisang Raja dan Pisang Ambon terhadap VO2max pada Remaja di Sekolah Sepak Bola. 7(1).

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Maghfira, L. L. ., Lestari, W., & Asmediana, A. . (2023). PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE DI PENGOLAHAN SALE PISANG DI SKALA USAHA KECIL DAN MENENGAH. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 10(6), 341-347. Retrieved from https://iocscience.org/ejournal/index.php/Fruitset/article/view/3468