PENGARUH FREKWENSI PEMANGKASAN TANAMAN INANG CENDANA DAN KOMPOSISI BAHAN ORGANIK MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT CENDANA

Authors

  • Agnes.V. Simamora Universitas Nusa Cendana, Indonesia
  • Effy Roefaida Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Y. R.Y. Gandut Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • A. S. S. Ndiwa Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia
  • Agnes.V. Simamora Universitas Nusa Cendana Kupang, Indonesia

Keywords:

Cendana, tanaman inang, pemangkasan, bahan organik, pertumbuhan

Abstract

Penelitian untuk untuk mendapatkan  informasi mengenai pengaruh komposisi bahan organik media tanam cendana  dan frekwensi pemangkasan tanaman inang cendana terhadap pertumbuhan bibit cendana dilakukan di Naikolan Kupang yang berlangsung dari bulan Maret hingga Desember 2022. Percobaan dirancang secara faktorial  dengan rancangan dasar acak kelompok. Faktor yang dicobakan adalah komposisi bahan organik media tanam  dan frekwensi pemangkasan tanaman inang cendana. Komposisi bahan organik media tanam terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 1) komposisi bahan organik media tanam 0 %, 2) komposisi bahan organik media tanam   2 %, 3) komposisi bahn organik media tanam 4  %, , dan 4) komposisi bahan organik media tanam 6 %. Sedangkan frekwensi pemangkasan tanaman inang terdiri dari 3 taraf, yaitu tanpa pemangkaan tanaman inang, 2) pemangkasan tanaman inang 1 bulan sekali, dan 3) pemangkasan tanaman inang 2 bulan sekali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kandungan N, kandungan P, Laju Asimilasi Berih (LAB) rata-rata, dan Laju Pertumbuhan Relatif (LTR) rata-rata lebih tinggi pada komposisi bahan oragnik media tanam  6 %,  namun kandungan N, kandungan P, Laju Asimilasi Berih (LAB) rata-rata, dan Laju Pertumbuhan Relatif (LTR) rata-rata bibit cendana lebih tinggi lagi pada bibit cendana yang dipangkas tanaman inang 1 bulan sekali. Jumlah houstoria akar bibit cendana tidak dipengaruhi oleh interaksi antara komposisi bahan organik media tanam dengan frekwensi pemangkasan tanaman inang cendana. Demikian pula oleh faktor mandiri komposisi bahan organik media tanam maupun faktor mandiri frekwensi pemangkasan tanaman inang cendana. Kandungan K bibit cendana lebih tinggi  dan Nisbah Akar Pupus (NAP) rata-rata bibit cendana lebih rendah  pada komposisi bahan organik media tanam 6 % dan pada pemangkasan tanaman inang cendana 1 bulan sekali. Untuk meningkatkan pertumbuhan bibit cendana sebaiknya menggunakan komposisi bahan organik media tanam sebanyak 6 % serta tanaman inangnya dipangkas 1 bulan sekali.

References

Barrett, D. R. 1985. Santalum album (India Sandalwood) Literature Review, Mulga Research. Curtin Univ. of Technology. Perth Western Australia.

Collins, M. and S. H. Duke. 1981. Influence of potassium fertilization rate form on photosynthesis and N2 fixation on alfalfa. Crop Sci. 21 : 481 - 485.

Evans, J. R. 1989. Photoshynthesis and nitrogen relationship in leaves of C3 plant. Oecologia 78 : 9 -19

Fichtner, K. And E. D. Schulze. 1992. The effect of nitrogen nutrition on growth and biomass partitioning of annuals originating from habitats of differents nitrogen availability. Oecologia 92: 236 – 241.

Goldbach, E., H. Goldbach, H. Wagner, dan G. Michael. 1975. Influence of N-defisiency on the abscisic acid content of sunflower plant. Plant Physiol. 34: 138- 140

IUCN. 2007. IUCN Red List of Theatened Spesies. Online: http://www.iucnredlist.org. Accessed Januari 2015.

Kasim, M. 2002. Respon cendana (Santalum album L.) dengan dan tanpa tanaman inang terhadap inokulasi mikoriza vasikula-arbuskula dan Azotobacter dalam kondisi iklim kering pulau Timor. Disertasi Universitas Padjadjaran. Bandung

Kasim, M., 2003. Pertumbuhan tanaman cendana (Santalum album L.) di lapangan penanaman dengan berbagai tanaman inang. Fakultas Pertanian, Universitas Nusa Cendana.

Kasim, M., 2006. Pengaruh kombinasi tanaman inang cendana terhadap pertumbuhan semai cendana (Santalum album L.) di pembibitan. Media Exacta 7 (3): 14 – 19.

Kasim, M dan Roefaida, E. 2018. Respon pertumbuhan bibit cendana (Santalum album L.) terhadap berbegai jenis tanaman inang Cendana. Makalah Prosiding seminar nasional ke 5. Fakultas Pertanian dan Pusat Unggulan IPTEK Lahan Kering Universitas Nusa Cendana. Hotel T-More Kupang, 26 Oktober 2018.

Radin, J. W. 1984. Stomata responses to water stress and to abscisic acid in the phosphorus deficient cotton plant. Plant Physiol. 76 : 392 -394

Subekti, R., A. R. Wawo, M. Van-Noordwijk, dan K. Hairiah. 2002. Cendana Deregulasi dan Strategi Pengembangannya. World Agroforestry Centre-ICRAF, Bogor.

Salisbury, F. B dan Ross, C. W. 1992. Fisiologi Tumbuhan Jilid 3. Bandung : Institut Teknologi Bandung.

Surata, I. K., 1992. Perkembangan penelitian pembibitan dan penelitian cendana di Nusa Tenggara Timur. Makalah Seminar Nasional Status Silvikulturdi Indonesia Saat Ini. Fakultas Kehutanan Universitas Gaja Mada, Yogyakarta, 27 – 29 April1992

Widodo, W. D, 1996. Pemangkasan Pohon Buah-buahan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Downloads

Published

2023-02-28

How to Cite

Simamora, A., Roefaida, E., Gandut, Y. R., Ndiwa, A. S. S., & Simamora, A. . (2023). PENGARUH FREKWENSI PEMANGKASAN TANAMAN INANG CENDANA DAN KOMPOSISI BAHAN ORGANIK MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT CENDANA. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 10(6), 384-395. Retrieved from https://iocscience.org/ejournal/index.php/Fruitset/article/view/3421