INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELLING: FAKTOR-FAKTOR KUNCI PENYEDIAAN BERAS DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

Authors

  • Aswan Adi Universitas Palangka Raya, Indonesia
  • Dwi Rachmina IPB University, Indonesia
  • Bayu Krisnamurthi IPB University, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35335/agripreneur.v14i2.6746

Keywords:

Faktor Kunci, ISM, Penyediaan

Abstract

Pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN), menyebabkan peningkatan jumlah penduduk secara signifikan dan mempengaruhi neraca ketersediaan beras di Kab. PPU. Pada penelitian ini melihat lebih dalam terkait faktor-faktor kunci apa saja yang paling berpengaruh terhadap penyediaan beras, yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan penyusunan kebijakan untuk meningkatkan ketersediaan beras di Kabupaten Penajam Paser Utara (Kab. PPU). Metode analisis yang digunakan yaitu analisis Interpretive Structural Modelling (ISM) dengan melihat daya dorong (DP) dan ketergantungan (D) pada setiap sub elemen (faktor). Hasil analisis terdapat 14 sub elemen yang diperoleh dengan Focus Group Discussion bersama key informan, sehingga setiap variabel tersebar ke dalam posisi independent, linkage, dan dependent, dimana setiap posisi menggambarkan peran dan pengaruh terhadap ketersediaan beras di Kab. PPU. Kesimpulannya yaitu faktor kunci pada sektor penyediaan beras (rata-rata DP=0,89 dan D=0,43) meliputi perluasan lahan, kelembagaan petani, penyuluhan, dan penekanan konversi. Implikasi kebijakan yang dapat dilakukan meliputi perluasan lahan melalui program cetak sawah di daerah yang berpotensi, penguatan kelembagaan dalam menekan konversi lahan, dan efektifitas kegiatan penyuluhan.

References

Adi, A., Rachmina, D., & Krisnamurthi, Y. B. (2021). Neraca ketersediaan beras di Kalimantan Timur sebagai calon ibukota baru Indonesia dengan pendekatan sistem dinamik. Analis Kebijak Pertan, 19(2), 207–218. https://doi.org/10.21082/akp.v19n2.2021.207-218

Akbar, A. R. M., Wibowo, A. D., Rahmi, A., Prabawa, S., & Legowo, A. C. (2020). The Dynamics of Rice Production in Kalimantan Selatan toward Barn of National Food. Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, 5(1), 98–101.

Alimantan, Zaini, A., & Yulianto, E. H. (2022). Analisis Pemasaran Beras Asal Luar Daerah Kalimantan Timur (Studi Kasus Kota Balikpapan). J Ilmu-Ilmu Pertan, 29(1), 63–71. https://doi.org/10.55259/jiip.v29i1.8

Andri, B. K. (2016). Analyzing Determinant Components on East Java Rice Surplus Contribution Using Dynamical System Approach. IJAS, 4(2), 121–131. https://doi.org/10.20956/ijas.v4i2.686

Bachtiar. (2020). Tantangan dan Peran BULOG di Era Industri 4.0. J Pangan, 29(1), 71–86. https://doi.org/10.33964/jp.v29i1.479

Bala, B. K., Alias, E. F., Arshad, F. M., Noh, K. M., & Hadi, A. H. A. (2014). Modelling of food security in Malaysia. Simul Mod Pract and Theory, 47(2014), 152–164. https://doi.org/10.1016/j.simpat.2014.06.001

Darwis, V., & Supriyati, N. (2016). Subsidi Pupuk: Kebijakan, Pelaksanaan, dan Optimalisasi Pemanfaatannya. Analis Kebijak Pertan, 11(1), 45–60. https://doi.org/10.21082/akp.v11n1.2013.45-60

Diagne, M., & Demont, M. (2013). Self-sufficiency policy and irrigated rice productivity in the Senegal River Valley. Food Sec, 5, 55–68. https://doi.org/10.1007/s12571-012-0229-5

Hanggana, S. (2018). Analisis Kelemahan Regulasi Poktan, Gapoktan, UPJA, dan LKM-A dalam Peningkatan Pendapatan Petani. Analis Kebijak Pertan, 15(2), 137–149. https://doi.org/10.21082/akp.v15n2.2017.137-149

Hasibuan, A., Nasution, S. P., Yani, F. A., Hasibuan, H. A., & Firzah, N. (2022). Strategi Peningkatan Usaha Tani Padi Sawah Untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa. J ABDIKAN, 1(4), 477–490. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i4.1095

Latif, A., Ilsan, M., & Rosada, I. (2022). Hubungan Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Produktivitas Petani Padi. J WIRATANI, 5(1), 2022. https://doi.org/10.33096/wiratani.v5i1.91

Mantiri, R. I. K. A., Rotinsulu, D. C., & Murni, S. (2019). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah Di Kecamatan Dumoga. J Pemb Ekon Dan Keua Daer, 18(1), 1–5. https://doi.org/10.35794/jpekd.10766.18.1.2016

Marwanti, Adi, S. H., Sosiawan, H., Sarwani, M., Irianto, G., & Wahab, M. I. (2023). Disrupsi Sistem Produksi Padi Nasional: Mampukah Indonesia Memenuhi Kebutuhan Beras di Tahun 2045? J TRITON, 14(2), 403–421. https://doi.org/10.47687/jt.v14i2.588

Masganti, M., Susilawati, A., & Yuliani, N. (2020). Optimasi Pemanfaatan Lahan untuk Peningkatan Produksi Padi di Kalimantan Selatan. J SD Lah, 14(2), 101–114. https://doi.org/10.21082/jsdl.v14n2.2020.101-114

Mulyani, A., Mulyanto, B., Barus, B., Retno Panuju, D., & Husnain. (2022). Analisis Kapasitas Produksi Lahan Sawah untuk Ketahanan Pangan Nasional Menjelang Tahun 2045. J SD Lah, 16(1), 33–50. https://doi.org/10.21082/jsdl.v16n1.2022.33-50

Mulyono, J., Ditya Yofa, R., Sari Septanti, K., Febriani Setyaningrum, W., & Riski Irawan, A. (2025). Strategi Pemenuhan Kebutuhan Pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian Dan Lingkungan, 12(1), 48–58. https://doi.org/10.29244/jkebijakan.v12i1.62161

Nasution, Z. (2016). Model Pembiayaan Syariah Untuk Sektor Pertanian. J Dinar, 3(2), 324–343. https://doi.org/10.21107/dinar.v3i2.2701

Noor, S. M. (2024). Keragaman Penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) Padi (Oryza sativa) sebagai Sumber Benih di Kalimantan Timur. J TRITON, 15(1), 10–19. https://doi.org/10.47687/jt.v15i1.469

Nurida, N., Evahelda, & Sitorus, R. (2024). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pendampingan Petani Milenial. J Penyul, 20(01), 84–95. https://doi.org/10.25015/20202444448

Onibala, A. G., Sondakh, M. L., Kaunang, R. . , & Mandei, J. . ,. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah Di Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan. Agri-Sosioekonomi, 13(2A), 237. https://doi.org/10.35791/agrsosek.13.2a.2017.17015

Oort, P. A. J. Van, Saito, K., Tanaka, A., Amovin-assagba, E., Bussel, L. G. J. Van, Wart, V. J., Groot, de H., Ittersum, M. K. Van, Cassman, K. G., & Wopereis, M. C. S. (2015). Assessment of rice self-suf fi ciency in 2025 in eight African countries. Global Food Security, 5, 39–49. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2015.01.002

Pratama, A. R., Sudrajat, S., & Harini, R. (2019). Analisis Ketersediaan dan Kebutuhan Beras di Indonesia Tahun 2018. J Med Kom Geo, 20(2), 101. https://doi.org/10.23887/mkg.v20i2.19256

Pratomo, R. A., & Wijayanti, E. S. (2023). Strategy to control agricultural conversion of food crops in Kutai Kartanegara district. J Pemb Wil Dan Kot, 19(3), 390–408. https://doi.org/10.14710/pwk.v19i3.44533

Purwanti, T. (2020). Petani, Lahan dan Pembangunan: Dampak Alih Fungsi Lahan terhadap Kehidupan Ekonomi Petani. J Umbara, 3(2), 95. https://doi.org/10.24198/umbara.v3i2.21696

Randika, R., Sidik, M., & Peroza, Y. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi Sawah di Desa Sepang Kecamatan Pampangan Kabupaten Oki. J Societa, 10(2), 66–71. https://doi.org/10.32502/jsct.v10i2.4292

Rusdiansyah, Subiano, T., & Saleh, M. (2015). Seleksi Lanjut Kultivar Padi Sawah Lokal Kalimantan Timur. J AGRIFOR, 14(1), 103–112. https://doi.org/10.31293/af.v14i1.1106

Ruslana, N. Z., Umaroh, & Giarno. (2022). Edukasi Petani Dalam Memanfaatkan Informasi dan Prakiraan Iklim/Musim Melalui Sekolah Lapang Iklim di Tegalsari, Kedu, Temanggung. JEPKM, 1(2), 41–51. https://doi.org/doi.org/10.35914/jepkm.v1i2.7

Saragih, J. P. (2017). Kelembagaan Urusan Pangan dari Masa ke Masa dan Kebijakan Ketahanan Pangan. J Pangan, 26(1), 57–80. https://doi.org/10.33964/jp.v26i1.345

Soemantri, A. S., Luna, P., & Jamal, I. B. (2016). Strategy to increase rice production with the emphasis on the losses during harvest and postharvest using modeling system approach: Case study in district Indramayu, West Java. J Inform Pertan, 25(2), 249–260. https://doi.org/10.21082/ip.v25n2.2016.p249-260

Susilowati, S. H. (2018). Perdagangan Antarpulau Beras di Provinsi Sulawesi Selatan. Analis Kebijak Pertan, 15(1), 19. https://doi.org/10.21082/akp.v15n1.2017.19-41

Wahyudi, M. E., Munibah, K., & Widiatmaka. (2019). Land Use Change and Land Requirement for Settlement in Bontang, East Borneo. J TATALOKA, 21(2), 267–284. https://doi.org/10.14710/tataloka.21.2.267-284

Wahyuni, S., Gunawan, E., Suhartini, S. H., Sinuraya, J. F., Syukur, M., & Ilham, N. (2020). Dinamika Kredit Program dan Perspektif Skema Baru Kredit Usaha Rakyat Untuk Pembiayaan Pertanian Tahun 2020-2024. For Pen Agro Eko, 38(2), 103–117. https://doi.org/10.21082/fae.v38n2.2020.103-117

Wijoyo, B. H. R., Hidayat, S. I., & Abidin, Z. (2019). Analisis Ketersediaan Beras Di Jawa Timur. J Agridevina, 8(2), 83–98. https://doi.org/10.33005/adv.v8i2.1799

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Adi, A. ., Rachmina, D. ., & Krisnamurthi, B. . (2025). INTERPRETIVE STRUCTURAL MODELLING: FAKTOR-FAKTOR KUNCI PENYEDIAAN BERAS DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA . Agripreneur : Jurnal Pertanian Agribisnis, 14(2), 99-108. https://doi.org/10.35335/agripreneur.v14i2.6746